Senin, 30 Januari 2012

Diary Dibaca Ibu, Deasy Noviyanti Tak Mau Menulis Lagi

[imagetag]

Kesenangan menulis kejadian harian saat masa remaja Deasy Noviyanti terhenti saat diary-nya dibaca orangtua. Padahal kala itu diary merupakan salah satu kebanggaan dia dan teman-temannya.

"Dulu kejadian saya punya diary dan dibaca nyokap. Sebelnya nyokap nyinggung-nyinggung dalam isi diary itu. Sejak itu saya malas nulis lagi," ungkap Deasy dijumpai di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (29/7).

Belajar dari pengalaman itu, Deasy pun berjanji dalam hati tidak akan mengulangi kesalahan yang sama jika anaknya kelak menulis diary.

"Makanya nanti jika anak saya punya itu, saya baca tapi gak pernah bilang supaya dia nulis terus," kata Deasy.

Memangnya apa yang ditulis Deasy dalam buku diary itu? Ditanya demikian, wanita cantik ini tertawa.

"Isi diary cuma cerita biasa kayak bolos les, tukeran tas sama temen. Bukan kapok tapi nulis itu harus ada tujuannya. Kalo buat diri sendiri tapi orang laen gak suka, buat apa?" tukasnya.


www.digosip.blogspot.com